Metodologi atau kaedah

Metodologi yang sesuai dapat menyumbang kea rah pemerolehan hasil atau dapatan kajian yang baik dalam sesuatu kajian. Kepentingan metodologi ini adalah untuk membantu pengkaji mendapatkan dan mengumpulkan data terhadap sesuatu kajian tersebut.

Metodologi atau kaedah

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat sering berhubungan dengan lembaga perbankan, baik untuk keperluan menyimpan uang maupun untuk keperluan meminjam uang.

Bank dalam menjalankan kegiatan usahanya tentu mempunyai resiko. Resiko-resiko yang akan timbul telah disadari oleh bank, oleh karena itu bank perlu mengamankan bukan saja secara yuridis tetapi juga secara fisik.

Apabila resiko ini menjadi kenyataan, maka bank akan mengalami kerugian. Dalam hal ini bank tidak mau menanggung kerugian itu sendirian. Untuk itu bank berusaha mengalihkan resiko-resiko itu kepada pihak lain yang bersedia untuk itu. Adapun perusahaan yang bersedia menanggung kerugian itu adalah perusahaan asuransi.

Penelitian tesis ini adalah penelitian hukum normatif, yang bersifat deskriptif analitis, dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif.

Lokasi penelitian berada di PT. Metode pengumpulan data adalah dengan penelitian kepustakaan library research dan penelitian lapangan field research.

Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa prinsip yang menjadi dasar bagi bank sebelum melakukan perikatan dengan asuransi adalah prinsip pengalihan resiko dan prinsip kehati-hatian.

Sedangkan yang menjadi alasan bagi bank sebelum melakukan perikatan dengan asuransi adalah untuk menciptakan stabilitas system keuangan dari bank dan pelaksanaan dari kerangka kerja Jaring Pengaman Sistem Keuangan JPSK. Bentuk perikatan antara bank dan asuransi adalah perjanjian baku.

Saran-saran terhadap hasil penelitian adalah institusi perbankan mesti dikelola secara hati-hati prudent oleh manajemen yang professional, dan pihak asuransi juga diharapkan dapat memberikan perlindungan hukum bagi bank apabila terjadi pencurian,perampokan atau kehilangan terterhadap uang tunai yang ada di bank.

Latar Belakang Lembaga perbankan merupakan inti dari sistem keuangan di setiap negara.

BAB 3 – METODOLOGI (Aimi) | SKBL

Bank adalah lembaga keuangan yang menjadi tempat bagi orang perseorangan, badan-badan usaha swasta, badan-badan usaha milik Negara, bahkan lembagalembaga pemerintahan menyimpan dana-dana yang dimilikinya. Banyak alasan yang membuat orang jadi nasabah bank. Ditinjau dari segi nasabah penyimpan penabungalasan nasabah menyimpan uangnya di Bank antara lain keamanan uangnya lebih terjamin dari pada di simpan sendiri di dalam rumah.

Resikoresiko yang akan timbul telah disadari oleh bank, oleh karena itu bank perlu mengamankan bukan saja secara yuridis tetapi juga secara fisik. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan akan rasa aman kepada masyarakat, yaitu dengan mengadakan perjanjian pelimpahan resiko dengan pihak lain.

Perjanjian semacam ini disebut perjanjian asuransi. Asuransi atau Pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Salah satu usaha bank untuk memberikan perlindungan terhadap nasabah adalah dengan melakukan perikatan kepada asuransi dalam melindungi uang tunai yang ada di bank tersebut. Berdasarkan pasal tersebut, perjanjian merupakan sumber perikatan, kodrat perjanjian itu sendiri dan kebutuhan masyarakat menghendaki agar setiap orang memenuhi perjanjian.

Walaupun perikatan dan perjanjian mempunyai ciri-ciri yang sama, namun ada perbedaannya. Perbedaannya bahwa perikatan adalah sutau pengertian yang abstrak sedangkan perjanjian adalah suatu hal yang konkrit. Kita tidak dapat melihat suatu perikatan, hanya dapat membayangkannya dalam alam pikiran kita.

Tetapi kita dapat melihat atau membaca suatu perjanjian ataupun mendengarkan perkataan-perkataannya.

[BINGSNIPMIX-3

Sifat dari penelitian ini adalah deskriptif analisis. Bersifat deskriptif maksudnya dari penelitian ini diharapkan diperoleh gambaran secara rinci dan sistematis tentang permasalahan yang akan diteliti. Sumber Data Data dalam penelitian ini diperoleh dengan mengumpulkan data sekunder. Data sekunder adalah data yang dikumpulkan melalui studi dokumen terhadap bahan kepustakaan.Dalam menyikapi perbedaan, Islam Liberal tidak menjustifikasi benar atau salah[10]Selanjutnya, makalah ini secara ringkas dan sederhana akan difokuskan pada teori hermeneutika al-Qur’an versi Abu Zayd disertai dengan contoh-contoh ‘penemuannya’, pengaruhnya di Indonesia dan disertai dengan beberapa ulasan.

Membuat dengan sengaja, mendistribusikan, atau menggunakan perangkat lunak yang dirancang untuk maksud kejahatan untuk merusak atau menghancurkan data dan/atau pelayanan komputer (virus, worms, mail bombs, dan lain-lain). Dengan menggunakan kad jenis ini, anda boleh membuat capaian ke internet dengan kaedah sambungan kepada talian telefon biasa di kediaman ataupun pejabat anda seperti mana yang digunakan dengan modem jenis dalaman atau luaran.

Bacaan ayat suci al-Quran atau zikir munajat akan dipasang selama 10 minit sebelum perhimpunan pagi dimulakan.

Metodologi atau kaedah

Ia sebagai satu kaedah bagi mendidik jiwa agar mencintai al . Mar 04,  · badrul hisham mohamad said is the principal of badrul hisham architect a medium-sized practice based in ipoh, perak, malaysiaAuthor: badrul hisham architect.

Pada hakikatnya agama, baik yang diturunkan Tuhan (revealed religions) atau yang lahir dari pemikiran manusia (agama bumi), adalah untuk memberikan jalan yang baik dan berketeraturan bagi manusia dalam menjalankan fungsi kekhalifahannya.

Rohani Redzwa's Blog: 04/01/ - 05/01/